Mahasiswa FMIPA UI Edukasi Masyarakat Kulon Progo tentang Potensi Longsor

Dusun Klepo, Kabupaten Kulon Progo, dikenal sebagai wilayah berbukit dengan risiko longsor tinggi, terutama saat musim hujan. Menyadari pentingnya kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana, mahasiswa Program Studi Geologi dan Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat pada Minggu ,11 Januari 2026 di Balai Dusun Klepo.

Tim mahasiswa yang terdiri dari Achmad Hasan Sanusi, Algyano Christopher Friendly Latuheru, Baby Ayu Wulandari, Dimas Aziz Putra Alamsyah, Ellysa Nathasya, Fadia Zalfa, Michael Partogi, Muhammad Naufal Rafif, Natalia Blessa Kanaya, Niken Kayla Salsabilla, dan Riccardo Fernaldy, dibimbing Dosen Geofisika, Iskandarsyah, S.Si., M.Si. Kegiatan ini juga didukung oleh Society of Exploration Geophysicists (SEG), organisasi profesional internasional yang membiayai program pengabdian masyarakat melalui SEG Pusat.

Kegiatan sosialisasi menekankan penyampaian informasi geologi dan potensi longsor secara sederhana agar mudah dipahami warga. Selain materi teori, mahasiswa juga membagikan hasil penelitian lapangan menggunakan metode geofisika resistivitas untuk memetakan kondisi bawah permukaan. Hasil pengukuran menunjukkan adanya zona lemah yang berpotensi menjadi titik longsor. Data ini kemudian dijadikan bahan edukasi berbasis bukti bagi masyarakat.

Sekitar 50 warga, mayoritas ibu rumah tangga dan petani yang tergabung dalam organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Dalam sambutannya, Iskandarsyah menyampaikan, “Kegiatan pengabdian ini menjadi jembatan penting antara penelitian akademik dan kebutuhan masyarakat. Kami berharap warga Dusun Klepo dapat memahami kondisi geologi wilayah mereka sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat dan berbasis data ilmiah.”

Kepala Dusun Klepo, Hendri Bhakti Putra, menyambut positif kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi pengabdian mahasiswa UI. Pengetahuan yang mereka sampaikan akan membantu warga memahami risiko bencana dan mempersiapkan langkah mitigasi yang tepat,” ujarnya.

Selain sosialisasi, mahasiswa membagikan buku saku mitigasi bencana longsor yang memuat langkah praktis sebelum, saat, dan setelah terjadi longsor. Warga juga menerima peta distribusi wilayah rawan longsor sebagai panduan meningkatkan kewaspadaan dan perencanaan penggunaan lahan yang aman.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi risiko bencana, sekaligus menjembatani hasil penelitian akademik dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran aktif mahasiswa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana alam.

Bagikan ini:

Facebook
LinkedIn
X
Pinterest
WhatsApp
Telegram