Depok, 2 Mei 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) kembali menjalani tahap visitasi akreditasi internasional oleh lembaga Akkreditierungsagentur untuk Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften dan der Mathematik (ASIIN) dari Jerman, yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Badan Akreditasi Program Studi Teknik, Informatika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan MatematikaKunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian empat program studi doktoral, yaitu Program Doktor Fisika, Ilmu Material, Kimia, dan Biologi.
Rangkaian kegiatan visitasi berlangsung selama dua hari, pada 29–30 April 2025 di Kampus UI Depok. Kegiatan dimulai dengan pertemuan pembuka dan diskusi antara tim Pakar dari ASIIN bersama Rektor UI, pimpinan universitas, Dekan FMIPA UI, pimpinan fakultas, dan koordinator program studi terkait. Pertemuan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 9 Gedung Administrasi Pusat Universitas Indonesia.
Dalam sambutannya, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Pakar dari ASIIN. Beliau menekankan bahwa akreditasi internasional berperan penting dalam menjamin mutu akademik, terutama untuk program doktoral, dan dalam mendorong internasionalisasi fakultas dan universitas. Akreditasi ini akan semakin meningkatkan reputasi akademik UI di tingkat global.
“Universitas Indonesia adalah institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berkomitmen menjadi pusat keunggulan yang kompetitif, berperan dalam mencerdaskan bangsa, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada kemajuan global,” ujar Prof. Heri.
“Melalui proses ini, kami juga berharap dapat terus meningkatkan mutu, menanamkan budaya mutu di seluruh universitas.dan mendorong kolaborasi akademik lintas negara.” imbuhnya.
Senada dengan Rektor UI, Dekan FMIPA UI, Prof. Dede Djuhana, Ph.D., menyampaikan bahwa visitasi ini menjadi momen penting untuk melakukan refleksi akademik secara menyeluruh.
“Kegiatan ini adalah bentuk evaluasi mendalam atas kurikulum, proses pembelajaran, dan hasil riset agar selalu berada pada standar internasional yang tinggi. Selain itu, ini juga menjadi upaya FMIPA UI dalam meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) poin 8, yakni jumlah program studi berstandar internasional,” kata Prof. Dede.
Kepala Unit Penjaminan Mutu Akademik FMIPA UI, Dr. Denny R. Silaban, M.Kom., menambahkan bahwa asesmen dari ASIIN melibatkan proses evaluasi komprehensif terhadap kualitas akademik, struktur kurikulum, serta keterkaitan dengan dunia industri.
“Asesmen dari ASIIN merupakan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas akademik, kurikulum, dan relevansinya dengan dunia industri.” Ujar. Dr. Denny.
Hingga tahun 2024, FMIPA UI telah memiliki tujuh program studi yang meraih akreditasi ASIIN, empat program Sarjana, yaitu S1 Matematika, S1 Fisika, S1 Biologi, dan S1 Geografi, serta tiga program Magister, yaitu S2 Fisika, S2 Ilmu Material, dan S2 Biologi. Dr. Denny berharap empat program studi doktoral yang baru saja menjalani visitasi ini juga dapat memperoleh akreditasi ASIIN sehingga mutu akademik setiap jenjang pendidikan yang ada di di FMIPA terkonfirmasi secara internasional.
Tim asesor ASIIN yang hadir dalam visitasi kali ini berasal dari berbagai institusi akademik ternama di Jerman dan juga mencakup perwakilan industri serta mahasiswa. Mereka adalah:
- Prof. Dr. Robert Hänsch – Technical University of Braunschweig
- Prof. Dr. Jens Hartung – University of Kaiserslautern-Landau
- Prof. Dr. Alexander Heisterkampf – Leibniz University Hannover
- Prof. Dr. Heinrich Kern – Technical University Ilmenau
- Prof. Dr. Stefan Roth – RWTH Aachen University
- Nick Wisely – Perwakilan industri
- Dina Riska – Mahasiswa Doktoral, Universitas Mulawarman
- Dr. Natalia Vega – Perwakilan ASIIN
Selama dua hari visitasi oleh tim asesor ASIIN, dilakukan serangkaian kegiatan untuk menilai kualitas program studi yang diajukan. Kegiatan ini mencakup wawancara dan diskusi dengan pimpinan univeritas, pimpinan fakultas, departemen, dan Program Studi, dosen, mahasiswa, alumni, serta perwakilan industri. Selain itu, para asesor juga meninjau langsung fasilitas seperti laboratorium, ruang kuliah, perpustakaan, dan sarana pendukung lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan visitasi ditutup dengan pemaparan singkat hasil asesmen sementara oleh tim Pakar, yang disusun berdasarkan pedoman dan kriteria penilaian dari ASIIN. Acara penutupan dilanjutkan dengan jamuan makan malam serta pertunjukan tari Nandak Ganjen yang dibawakan oleh Density.
Sebagai informasi, ASIIN merupakan salah satu lembaga akreditasi independen yang paling maju dan berhasil. Hingga awal tahun 2025, ASIIN telah mengakreditasi lebih dari 6600 program studi dari berbagai universtas yang berasal dari 67 negara di dunia.


